Minggu, 12 Juni 2016

pengertian bhagavadgita



Ada 4 pengertian tentang bhagavadgita :

  • Bhagavadgita adalah sebagai pancamo veda yang bersifat suplmen. Penggunaan istilah  upanisad pada beberapa bab didalam bhagavadgita menunjukan bahw bhagavadgita adalah sebuah upanisad dan upanisad itu sendiri adalah veda yang tergolong sruti. Dengan penunjukan itu tidaklah keliru menyimpulkan bahwa beberapa pemikir hindu yang mengatakan bhagavadgita adalah veda ke 5.
  • Bhagavadgita adalah ajaran mistik. Ilmu mistik didalam ajaran agama hindu dikenal dengan raja yoga, bertujuan untuk menguak tabir rahasia ketuhanan sehingga dengan demikian mudahlah bagi umatnya melaksanakan jalan lintas itu menuju kekekalan Brahman atau nirvana brahmana atau moksa. Ini pula juga menyebabkan bhagavadgita dikenal sebagai kitab gita rahasia.
  • Bhagavadgita adalah kitab yoga karena semua bab disebut yoga. Yoga adalah satu sistim dan juga satu metode menghubungkan diri atau bersembah kepada tuhan agar mendapat rakhmat dari padanya.
  • Bhagavadgita adalah kitab tattva darsana yang membahas konsepsi filsafat samkhya dan yoga, dan karena itu cara pandangan penyajian materialnya mendekati sistim filsafat samkhya dan yoga. Istilah ini pun disebutkan didalam bhagavadgita itu.

Minggu, 20 Maret 2016

soal ulangan sejarah



  1. Jelaskan persamaan dan perbedaan teori evolusi dan teori kreasionisme ? 
  2.   Mengapa manusia diklasifikasikan sebagai binatang menyusi? 
  3. Jelaskan perkembangan biologis manusia menurut prof. Raymond Dart dan GHR Van koening Swald ?
  4. Apakah yang dimaksud dengan:
a)      Homosapiens
b)      Erectus
c)      Meanderlansis
d)     Soloensis

                                                
JAWAB
  1. Perbedaan teori evolusi dan teori kreasionisme adalah Kalau teori evolusi adalah teori yang dipopulerkan oleh ilmuan berkebangsaan inggris carles darwin yang menunjukan bahwa manusia dan segala mahluk hidup lain, sedangkan teori kreasionisme adalah teori tentang penciptaan yang terjadi dalam sekali waktu kehidupan sekaligus lengkap, kemudian selesai dan tidak ada lagi evolusi atau perubahan. Persamaan teori evolusi dan teori kreasionisme adalah sama-sama membahas teori tentang manusia dan segala mahkluk hidup dalam sekali waktu kehidupan manusia. 
  2. Karena manusia adalah makhluk yang paling sempurna dan kompleks dalam mengalami evolusi, yang dimana selama berevolusi diikuti berkembangnya otak, akal, dan bahasa. Sehingga memiliki kebudayaan, kesenian, dan unsur religis.
  3. Menurut prof. Raymond Dart dan GHR Van Koening swald adalah ditemukannya fosil manusia dari jaman kezaman terbagi atas tiga kelompok yaitu manusia kera, manusia purba, dan manusia modern. Bahwa tidak terbukti kebenarannya karena teori evolusitelah runtuh, fosil manusia lama yang di temukan bisa saja bukan fosil manusia atau manusiayang memiliki bentuk ciri tubuh yang unik, atau bahkan hasil rekayasa.
  4. Pengertian dari: 
  • Homosapiens adalah manusia purba modern yang memiliki bentuk tubuhyang sama dengan manusia sekarang.
  • Erectus adalah manusia purba yang memiliki tubuh tegak
  • Meandenrlansis adalah badan manusia yang berbelok-belok secara beraturan.
  •  Soloensis adalah manusia dari solo yang mempunyai ciri-ciri otak kecilnya lebih besar dari pada otak kecil pithecanthropus erectus dan tengkoraknya lebih besar dari pada  pithecanthropus erectus.

Jumat, 27 November 2015

langkah dan kunci saat terjadi gempa bumi



Langkah persiapan dalam menghadapi bencana gempa bumi :

  1.    Milikilah pengetahuan tentang gempa bumi meskipun tidak mendalam. 
  2.    Pahami dan kenali lingkungan tempat tinggalmu. 
  3.    Kenali lingkungan tempat kerja dan tempat tinggal. Perhatikanlah letak pintu, lift, tangga darurat, dan tempat aman untuk berlindung. 
  4.    Catatlah nomor-nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saan terjadi gempa bumi. 
  5.    Siapkan beberapa peralatan kondisi darurat, seperti cadangan makanan yang diawetkan, air minum kemasan, obat-obatan, senter, radio, tali, pisau, korek api, pakaian, ember, dan keperluan lainnya 
  6.    Simpanlah bahan yang mudah terbakar pada tempat aman agar terhindar dari kebakaran. 
  7.    Usahakan dalam setiap keluarga telah melakukan perunding-undingan untuk membicarakan beberapa hal yang terkait dengan persiapan kondisi darurat seperti kejadian gempa bumi yang mungkin terjadi sewaktu waktu. Sehingga, apabila terjadi bencana dan sempat terpisah, akan memudahkan berkumpul kembali disuatu tempat yang sudah disepakati sebelumnya. 
  8.    Sediakan alat pemadam kebakaran dirumah.

Kunci penyelamatan saat terjadi gempa bumi:

  1.    Jika merasakan adanya getaran gempa, sebisa mungkin segera matikan semua sumber api. 
  2.    Jika terjadi guncangan gempa bumi yang sangat kuat, jangan coba-coba memaksa diri lari keluar rumah karena sangat berbahaya . kamu bisa terjebak runtuhan tembok plafon dan sebagainya yang bisa roboh dalam sekejap. 
  3.    Jika getaran bumi tidak terlalu kuat , bukalah pintu untuk meyakinkan bahwa kamu tidak sedang terjebak. Segeralah membawa anak-anak dan orang lanjut usia pergi ketempat yang aman. 
  4.    Jika getaran tidak terlalu kuat atau getaran kuat sudah mereda, saat keluar rumah jangan panik dan jangan berebut untuk saling mendahului.usahakan tetap tenang, namun selalu waspada. 
  5.    Jika situasi memungkinkan , segeralah berlari menyelamatka diri keluar rumah. 
  6.    Jika kamu sudah berada diluar rumah , berlindunglah ditempat lang dan terbuka. 
  7.    Yakinkan keselamatan keluarga dan tetangga. 
  8.    Setelah gempa berakhir, kembalilah kerumah dan jangan lupa untuk berdoa pada waktu.


Minggu, 22 November 2015

reproduksi protista secara seksual dan aseksual


A.      Reproduksi Seksual ( Generatif )
Reproduksi biologis atau reproduksi seksual dalah suatu proses biologis penggunaan seks secara rutin dimana individu organisme baru diproduksi.

Reproduksi adalah cara dasar mempertahankan diri yang dilakukan oleh semua bentuk kehidupan; setiap individu organisme ada sebagai hasil dari suatu proses reproduksi oleh pendahulunya. Cara reproduksi secara umum dibagi menjadi dua jenis: seksual dan aseksual.

Dalam reproduksi aseksual, suatu individu dapat melakukan reproduksi tanpa keterlibatan individu lain dari spesies yang sama. Pembelahan sel bakteri menjadi dua sel anak adalah contoh dari reproduksi aseksual. Walaupun demikian, reproduksi aseksual tidak dibatasi kepada organisme bersel satu. Kebanyakan tumbuhan juga memiliki kemampuan untuk melakukan reproduksi aseksual.

Reproduksi seksual membutuhkan keterlibatan dua individu, biasanya dari jenis kelamin yang berbeda. Reproduksi manusia normal adalah contoh umum reproduksi seksual. Secara umum, organisme yang lebih kompleks melakukan reproduksi secara seksual, sedangkan organisme yang lebih sederhana, biasanya satu sel, bereproduksi secara aseksual.

Pada reproduksi seksual/generatif terjadi persatuan dua macam gamet dari dua individu yang berbeda jenis kelaminnya, sehingga terjadi percampuran materi genetik yang memungkinkan terbentuknya individu baru dengan sifat baru.

Pada organisme tingkat tinggi mempunyai dua macam gamet, gamet jantan atau spermatozoa dan gamet betina atau sel telur, kedua macam gamet tersebut dapat dibedakan baik dari bentuk, ukuran dan kelakuannya, kondisi gamet yang demikian disebut heterogamet.

Peleburan dua macam gamet tersebut disebut singami. Peristiwa singami didahului dengan peristiwa fertilisasi (pembuahan) yaitu pertemuan sperma dengan sel telur.

Pada organiseme sederhana tidak dapat dibedakan gamet jantan dan gamet betina karena keduanya sama, dan disebut isogamet. Bila salah satu lebih besar dari lainnya disebut anisogamet.

B.      Reproduksi Aseksual ( Vegetatif )
Reproduksi Vegetatif adalah cara reproduksi makhluk hidup secara aseksual (tanpa adanya peleburan sel kelamin jantan dan betina). Reproduksi Vegetatif bisa terjadi secara alami maupun buatan.

Vegetatif Alami
Vegetatif Alami adalah reproduksi aseksual yang terjadi tanpa campur tangan pihak lain seperti manusia.
Pada tumbuhan
* Umbi batang. Contoh: ubi jalar, kentang
* Umbi lapis. Contoh: bawang merah, bawang putih
* Umbi akar. Contoh: wortel, singkong
* Geragih atau stolon. Contoh: arbei, stroberi
* Rizoma. Contoh: lengkuas, jahe
* Tunas. Contoh: kelapa
* Tunas adventif. Contoh: cocor bebek

Pada hewan
* Tunas. Contoh: Hydra, Ubur-ubur, Porifera
* Fragmentasi. Contoh: Planaria, mawar laut
* Membelah diri. Contoh: Amoeba
* Parthenogenesis. Contoh: serangga seperti lebah, kutu daun

Vegetatif Buatan
Vegetatif Buatan adalah reproduksi aseksual yang terjadi karena bantuan pihak lain seperti manusia.
* Stek
* Cangkok
* Okulasi
* Enten
* Merunduk
* Kloning
Individu baru (keturunannya) yang terbentuk mempunyai ciri dan sifat yang sama dengan induknya. Individu-individu sejenis yang terbentuk secara reproduksi aseksual dikatakan termasuk dalam satu klon, sehingga anggota dari satu klon mempunyai susunan genetik yang sama.
Reproduksi aseksual dapat dibagi atas lima jenis, yaitu :
1. Fisi
2. Pembentukan spora
3. Pembentukan tunas
4. Fragmentasi
5. Propagasi vegetatif


1. Fisi
Fisi terjadi pada organisme bersel satu. Pada proses fisi individu terbelah menjadi dua bagian yang sama.
Contoh :
– Pada pembelahan sel bakteri.
– Pada Plasmodum, reproduksi dengan fisi berganda, yaitu inti sel membelah berulang kali dan kemudian setiap anak inti dikelilingi sitoplasma. Proses ini disebut skizogoni, sel yang mengalami skizogoni disebut skizon.

2. Pembentukan spora
Dibentuk di dalam tubuh induknya dengan cara pembelahan sel. Bila kondisi lingkungan baik, maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi individu baru, spora dihasilkan oleh jamur, lumut, paku, sporozoa (salah satu kelas protozoa) dan kadang-kadang juga dihasilkan oleh bakteri.

3. Pembentukan tunas
Organisme tertentu dapat membentuk tunas, berupa tonjolan kecil yang akan berkembang dan kemudian mempunyai bentuk seperti induknya dengan ukuran kecil. Kemudian tunas ini akan lepas dari induknya dan dapat hidup sebagai individu baru. Pembentukan tunas merupakan ciri khas sel ragi dan Hydra (sejenis Coelenterata).

4. Fragmentasi
Kadang-kadang satu organisme patah menjadi dua bagian atau lebih, kemudian setiap bagian akan tumbuh menjadi individu baru yang sama seperti induknya. Peristiwa fragmentasi bergantung pada kemampuan regenerasi yaitu kemampuan memperbaiki jaringan atau organ yang telah hilang. Fragmentasi terjadi antara lain pada hewan spons (Porifera), cacing pipih, algae berbentuk benang.

5. Propagasi vegetatif
          Istilah propagasi vegetatif diberikan untuk reproduksi vegetatif/tumbuhan berbiji. Pada proses propagasi bila bagian tubuh tanaman terpisah maka bagian tersebut akan berkembang menjadi satu/lebih tanaman baru. Propagasi vegetatif alamiah dapat terjadi dengan menggunakan organ-organ sebagai berikut :
a.             Stolon
         Stolon adalah batang yang menjalar di atas tanah. Di sepanjang stolon dapat tumbuh tunas adventisia (liar), dan masing-masing tunas ini dapat menjadi anakan tanaman. Contoh: pada rumput teki, rumput gajah dan strawberi.

b.             Akar tinggal atau rizom
          Rizom adalah batang yang menjalar di bawah tanah, dapat berumbi untuk menyimpan makanan maupun tak berumbi. Ciri rizom adalah adanya daun yang mirip sisik, tunas, ruas dan antar ruas. Rizom terdapat pada bambu, dahlia, bunga iris, beberapa jenis rumput, kunyit, lengkuas, jahe dan kencur.
c.              Tunas yang tumbuh di sekitar pangkal batang
          Tunas ini membentuk numpun, misalnya: pohon pisang, pohon pinang dan pohon 
             bambu.

d.            Tunas liar
          Tunas liar terjadi pada tumbuhan yang daunnya memiliki bagian meristem yang dapat menyebabkan terbentuknya tunas-tunas baru di pinggir daun. Contoh: tunas cocor bebek (Kalanchoe pinnata) dan begonia.

e.              Umbi lapis
           Umbi lapis adalah batang pendek yang berada di bawah tanah. Umbi lapis diselubungi oleh sisik-sisik yang mirip kertas. Contoh: tumbuhan lili, tulip dan bawang.

f.              Umbi batang
           Umbi batang adalah batang yang tumbuh di bawah tanah, digunakan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan sehingga bentuknya membesar. Pada umbi terdapat mata tunas – mata tunas yang
akan berkembang menjadi tanaman baru.
Contoh: kentang dan Caladium.