BAB
I
A. LATAR
BELAKANG
Upaya untuk memecahkan masalah ekonomi telah dilakukan sejak dahulu kala
. Keterbatasan dalam proses pemenuhan kebutuhan manusia selalu memikirkan
bagaimana meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan dengan cara yang seefisien
mungkin.
Teori demi teori muncul untuk mencoba
mengidentifikasikan masalah ekonomi apakah yang sebenarnya dihadapi manusia
diseluruh muka bumi ini . Secara umum , ada dua buah teori umum yang mencoba
untuk menjelaskan yang ada dalam ekonomi secara klasik dan modern .
B.
RUMUSAN
MASALAH
1
. Mengetahui pokok permasalahan ekonomi modern
2
. Mengidentifikasikan empat masalah fundamental perekonomian yang
dihadapi setiap masyarakat di era modern .
C.
TUJUAN
PENULISAN
1.
Agar para peserta didik (siswa) dapat mengetahui atau memahami pokok
permasalahan ekonomi modern .
2.
Agar para peserta didik (siswa) dapat mengidentifikasikan masalah fundamental
perekonomian yang dihadapi setiap masyarakat di era modern .
BAB
II
Pokok permasalahan ekonomi modern terangkum dalam
dua kunci, kelangkaan dan pilihan . Yang pertama menjadi penyebab yang kedua
sehingga muncul empat pertanyaan mendasar tentang what, how, who, dan whom
tersebut .
Semakin meningkatnya
peradaban manusia , yang ditandai dengan meningkatnyajumlah penduduk ,
perekonomian , ilmupengetahuan dan teknologi
maka semakin luas dan rumit juga persoalan perekonomian yang dihadapi
manusia . Permasalahan yang dihadapi tidak hanya sekedar untuk memenuhi
kebutuhan manusia saja tetapi juga tentang bagaimana mengatur dan melayani
jutaan orang yang memiliki kebutuhan dan gaya hidup yang selalu meningkat dan
berubah- ubah .
Meski pada dasarnya masalah ekonomi itu tetap saja berada dalam lingkup yang sama,
yaitu masalah produksi, distribusi, dan komsumsi, namun situasinya sudah
semakin rumit dan bervariasi .Banyak sekali hal yang perlu dipertimbangkan
seperti investasi, tingkat suku bunga , kurs valuta asing ,inflasi , ekspor –
impor, berbagai perusahan besar ataupun kecil, pajak, pengangguran , lingkungan
hidup dan sebagainya . Oleh karena itu ,
permasalahan ekonomi modern perlu didefinisikan dengan lebih terperinci dan pengambilan
keputusan harus direncanakan dengan cermat .
- Apa (what) . Barang dan jasa apa saja yang akan diproduksi dan dalam jumlah berapa , harus ditentukan. Di antara sekian banyak barang dan jasa , manakah yang harus dipilih untuk produksi? Keputusan produksi tidak lagi hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan, namun juga untuk menghasilkan keuntungan maksimum .Salah malakukan produksi akan berakibat pada kerugian . Kelebihan atau kekurangan produksi juga dapat menimbulkan kerugian, karena aktivitas produksi mambutuhkan biaya.
- Bagaimana (How). Dengan cara bagaimana (how) proses produksi akan dilakukan ? Maksudnya adalah siapa yang akan melaksanakan sumber daya apa saja, dengan teknologi apa barang-barang tersebut dihasilkan , seberapa besar skala produksinya? Sebelum kegiatan produksi dilakukan, tindakan yang terbaik adalah melakukan riset terlebih dahulu , kemudian membuat perencanaan (planning).
Ini adalah permasalahan yang penting dalam
perekonomian medern, karena dalam zaman modern terdapat banyak sekali
kemungkinan cara dan proses produksi barang . Berbagai faktor yang terlibat
dalam pengambilan keputusan mengenai hal ini antara lain sebagai berikut.
-
a. Pilihan kombinasi sunber daya yang
digunakan , yaitu menggunakan sumbe daya alam , manusia , dan modal .
-
b.Perencanaan
proses produksi untuk mendapatkan keuntungan maksimum dengan biaya minimum .
-
C. Penentuan teknologi yang digunakan .
Kemungkinan pilihan antara lain adalah dengan intentifikasi tenaga kerja (padat
karya ) atau intensifikasi modal (padat modal ) . Dalam proses produksi padat
karya, jumlah tenaga kerja yang digunakan sangat banyak . Keuntungan proses
produksi seperti ini adalah tersedianya lapangan kerja dalam jumlah besar
sehingga dapat mengurangi pengangguran . Proses produksi padat modal tidak
begitu mengandalkan tenaga manusia , tetapi menggunakan peralatan, mesin, dan
teknologi canggih. Keuntungannya, proses dapat dilakukan dengan cepat , murah,
dan efisien . Kekurangannya, tenaga kerja manusia menjadi tersingkir sehingga
menimbulkan pengangguran.
-
d. Pertimbangan faktor-faktor eksternal
seperti , harga, perekonomian nasional , tingkat suku bunga ,biaya produksi ,
inflansi, kurs valuta asing,dan sebagainya .
- Siapa pelaku produksi (Who) . Di zaman modern , banyak pihak yang bisa melakukan produksi. Pihak itu bisa pemerintah , swasta, atau koperasi. Inilah salah satu ciri modernisasi, yaitu spesialisasi .Spesialis berarti setiap pihak memiliki keterampilan atau keahlian khusus yang tidak dimiliki oleh pihak lain. Sebagai contoh, pemerintah bisa mengeluarkan peraturan pengolahan sumber daya. Swasta tidak bisa melakukan hal ini, namun swasta mungkin bisa menyelenggarakan produksi dengan lebih efisien dibandingkan pemerintah.
Pertimbangan mengenai pelaku
produksi merupakan hal yang penting karena setiap pihak memiliki kelebihan
tertentu yang mungkin mampu melakukan produksi lebih baik.
- Untuk siapa (For Whom) . Untuk siapakah (for whom ) barang dan jasa yang dihasilkan itu? Siapa yang harus menikmati dan memperoleh manfaat dari barang dan jasa tersebut? Atau dengan perkataan lain, bagaimanakah seluruh produk didistribusikan (dibagikan) kepada anggota masyarakat ? Apakah suatu produk ditunjuk untuk masyarakat secara umum atau untuk sekmen pasar tertentu?
BAB
III
Kesimpulannya bahwa pokok ekonomi
modern terangkum dalam dua kata kunci, kelangkaan dan pilihan . Yang pertama
menjadi penyabab yang kedua sehingga muncul empat pertanyaan mendasar tentang what, how, who,dan for whom tersebut . Masalah –masalah ini
dapat didefinisikan kedalam ampat masalah fundamental perekonomian yang
dihadapi setiap masyarakat di era moderN
B. SARAN
Agar siswa dapat mempelajari
dan mencari lagi materi-materi tentang pokok permasalahanekonomi modern karena
masih banyak referensi-referensi lain.
DAFTAR
PUSTAKA
http.,www.pokok.
permasalahan. ekonomi.modern.com.htl
Tidak ada komentar:
Posting Komentar