Rabu, 11 November 2015

makalah sejarah: kelas X



BAB I
                                         PENDAHULUAN 
 
A. LATAR BELAKANG
     Ruang adalah tempat dipermukaan bumi , baik secara keseluruhan maupunhanya sebagian. Ruang tidak hanya sebatas udara yang bersentuhan dengan permukaan bumi tetapi juga lapisan atmosferterbawah yang memengaruhi permikaan bum

B. RUMUSAN MASALAH
     1. Mengrtahui konsep ruang dan dalam sejarah
     2. Mengetahui konsep waktu dan sejarah
       3. Mengetahui keterkaitan antara waktu dan pembabakan sejarah

C. TUJUAN PENULISAN 
    1. Agar para siswa dapat mengetahui konsep ruang dan dalam sejarah
     2. Agar para siswa dapat mengetahui konsep waktu dan sejarah
      3. agar siswa dapat mengetahui keterkaitan antara waktu dan pembabakan sejara

  
BAB II
PEMBAHASAN 

A.Konsep ruang dan dalam sejarah
       Ruang adalah tempat dipermukaan bumi , baik secara keseruruhan  maupun hanya sebagaian . Ruang tidak hanya sebatas udara yang bersentuhan dengan permukaan bumi, tetapi juga lapisan atmosfer terbawah yang memengaruhi muka bumi. Ruang juga mencangkup perairan yang ada dipermukaan bumi (laut, sungai, dan danau) dan dibawah permukaan bumi (air , dan tanah ) sampai kedalaman tertentu . Ruang juga mencangkup lapisan tanah dan batuan sampai padaa lapisan tertentu yang menjadi sumber daya bagi kehidupan. Berbagai organisme dan makhluk hidap jaga merupakan bagian dari ruang . Dengan demikian , batas ruang dapat diartikan sebagai tempat dan unsur-unsur lainnya yang mempengaruhi kehidupan dipermukaan bumi . 

     Contoh dari keterkaitan karakteristik antar ruang misalnya sebagai berikut :
a.       Peristiwa banjir dijakarta karena kerusakan hutan di daerah Bogor . Air hujan yang jatuh didaerah  Bogor sebagian besar masuk kesungai . Hanya sebagian kecil air hujan yang terserap oleh tanah di Bogor . akibatnya jakarta terkena banjir yang airnya sebagian besar berasal dari wilayah Bogor .
b.      Penduduk kota menghasilkan banyak produ industri ,Penduduk desa tidak menghasilkan produk tersebut sehingga mereka pergi kekota untuk memperoleh barang – barang tersebut . Sebaliknya penduduk kota tidak menghasilkan bahan pangan sehingga mereka sehingga mereka memperoleh dari penduduk desa . Akibatnya , ada aliran barang dari kota ke desa dan aliran makanan dari desa ke kota .
c.       Lapangan kerja banyak tersedia dikota sedangkan di desa sangat terbatas , hanya berada di sektor pertanian saja. Akibatnya, banyak penduduk desa yang bepergian ke kota untuk bekerja atau mencari pekerjaan.
d.      Keterbatasan ketersediaan kayu didaerah perkotaan dan perbatasan sekitarnya membuat para pengusaha kayu untuk melakukan penebangan liar di daerah pedalaman wilayah indonesia. Hal ini mengkibatkan terganggunya ekosistem di dalam wilyah pedalaman tersebut.
e.       Kurangnya tenaga pengajar di daerah NTT mengakibatkan pemerintah mengirimkan guru dari daerah DKI Jakarta sudah dididik terlebih dahulu  sehingga mereka akan lebih berkompeten dari pada guru yang tinggal di daerah NTT .

     Contoh tersebut menunjukan adanya keterkaitan peristiwa dan gejala antar ruang . Suatu gejala atau peristiwa pada suatu ruang tidak berdiri sendiri, tetapi terkait dengan gejala stau peristiwa pada ruang yang lainnya . Selain terikat oleh ruang, suatu gejala peristiwa juga terikat oleh waktu. Dalam sejarah, konsep waktu sangat penting untuk mengetahui peristiwa masalalu dan berkembangnya hingga saat ini. 

      Konsep waktu dalam mempunyai arti masa atau periode berlangsungnya perjalanan kisah kehidupan manusia . Waktu dapat dibagi menjadi 3 yaitu, waktu lampau , waktu sekarang, dan waktu yang akan datang . Semua peristiwa yang terjadi tentunya akan selalu dikaitkan dengan ruang dan waktu, misalnya sbb :
a.       Raden Ajeng Kartini lahir di jepara,jawa tengah 21 April 1879
b.      Pemilu kada disumatra selatan diselenggarakan tanggal 6 juni 2013
c.       Pilpres diindonesia diselenggarakan pada tanggal 9 Juli 2014
d.      Perang dunia 1 berlangsung dari tahun 1914 – 1918
e.       Perang dunia 2 berlangsung dari tahun 1939-1945
f.       Hirosima dijatuhi bom atom oleh amerika serikat pada tanggal 6 agustus 1945.

   Jika diperhatikan  , 2 contoh diatas terdiri dari unsur yaitu tempat (ruang ) dan tanggal (waktu ) . Demikian kita memahami  tempat (ruang) dan waktu tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan manusia.

B. Konsep waktu dalam sejarah
           Waktu (dimensi temporal) memiliki 2 makna yakni makna denotatif dan makna konotatif. Makna waktu secara denotatif adalah satu kesatuan detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, abad dsb. Sedangkan makna waktu secara konotatifadalah waktu sebagai suatu konsep. Ruang dimensi spasial merupakan tempat terjadinya berbagai peristiwa. Manusia sebagai dimensi manusia adalah pelaku dalam peristiwa sosial dan peristiwa sejarah.

            Suatu peristiwa di pengaruhi oleh kekuatan yang ada diluar manusia, yaitu berupa kekuatan fisik-material (dimensi alam). Kekuatan tersebut merupakan potensi terjadinya suatu peristiwa. Proses terjadinya suatu peristiwa dan perubahannya berlangsung dalam batas ruang dan waktu. Dalam ruang akan berlangsung sebagai peristiwa atau kejadian pada waktu bersamaan. Perubahan tersebut diharapkan dapat membawa perubahan yang lebih baik.

             Berdasarkan dimensi waktu suatu peristiwa merupakan sebuah proses. Waktu itu ada dan terus berjalan (continuity). Jadi hanya manusia yang dapat memanfaatkan waktu mengalami perubahan kearah yang lebih baik.

C. pentingnya waktu dalam sejarah
              Menurut Ismawun (1988), manusia adalah pelaku sejarah. Tugas utama ilmu sejarah adalah membuka tabir masa lampau umat manusia. Keterkaitan antara waktu dengan peristiewa sejarah meliputi 4 hal berikut :
a.       Perkembangan.
    Perkembangan masyarakat terjadi bila berturut-turut masyarakat bergerak dari suatu bentuk ke bentuk yang lain.
b.      Kesinambungan.
    Kesinambungan terjadi bila suatu masyarakat baru hanya melakukan adopsi lembaga-lembaga lama.
c.       Pengulangan.
     Pengulangan terjada bila peristiwa yang pernah terjadi dimasa lampau terjadi lagi pada masa yang selanjutnya.
.
d.      Perubahan.
     Perubahan terjadi apabila masyarakat mengalami pergeseran dan perkembangan.

C. keterkaitan antara waktu dan pembabakan sejarah.
          Proses dalam sejarah memperhatikan perubahan, peralihan, dan pergantian. Salah satu pelukisan peristiwa sejarah melalui penggolongan sejarah berdasarkan 3 kategori sbb:
1.      Kategori waktu
2.      kategori Ruang
3.      kategori kehidupan
kurun waktu memiliki 3 dimensi yaitu sbb:
1.      waktu yang lalu (the past).
2.      Waktu sekarang (the pressent)
3.      Waktu yang akan datang (the future)
   Dengan demikian, jalannya waktu sebagai proses bergerak garis lurus yang  bergerak terus dari awal menuju masa depan. Jadi, penggambaran jalur waktu itu selalu lurus (linear).


                                                    BAB III
      A.    KESIMPULAN
          Ruang adalah tempat dipermukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian. Ruang tidak hanya sebatas udara yang bersentuhan dengan permukaan bumi, tetapi juga lapisan atmosfer terbawah yang memengaruhi muka bumi. Contoh dari keterkaitan karakteristik antar runag misalnya :
1.      Peristiwa banjir
2.      Penduduk kota menghasilkan banyak produk industry
3.      Lapangan kerja banyak tersedia di kota, sedangkan di desa sangat terbatas
          Dengan demikian, batas ruang dapat diartikan sebagai tempat dan unsure-unsur lainnya mempengaruhi kehidupan dipermukaan bumi.


       B.     SARAN 

  
                                         DAFTAR PUSTAKA
-          Kunto wijoyo. 1995. Pngantar ilmu sejarah. Yokyakarta: bentang
-          Hardjono, wianto dwijo. 2011. Pengrtian sejarah. BPSBP:Bandung
-          http:// mustwiebagoes. Blogspot. Com / 2008 /02 / pengtian –sejarah .html




Tidak ada komentar:

Posting Komentar